Jenis-Jenis Visa dan Kegunaannya
Akan
sangat penting untuk diketahui berbagai jenis visa yang ada. Hal ini
untuk memudahkan dalam hal pengajuan pembuatan visa nantinya. Karena
bila salah dalam pengajuan meskipun syaratnya yang bermacam-macam
terpenuhi, niscaya visa akan ditolak. Anda tentu akan kecewa. Oleh
karena itu hindari kesalahan dalam hal pembuatan visa dengan pelajari
keterangan dibawah ini.
Jika anda telah terbiasa untuk melakukan perjalanan
ke luar negeri tentu sangat mengenal kata yang satu ini. Visa adalah
dokumen perizinan bagi seseorang yang ingin melakukan perjalanan antar
negara. Tanpa adanya visa anda tidak bisa masuk dan menetap di sebuah
negara. Visa ada beberapa jenis, kali ini kita akan membahas tentang
jenis-jenis visa serta kegunaannya.
Jenis-jenis visa dan kegunaannya terbagi menjadi beberapa macam, di antaranya adalah :
-
Visa kunjungan sementara untuk kunjungan keluarga / Relatives permits
Jenis visa ini digunakan untuk anda yang memiliki
keluarga yang berada di luar negeri. Biasanya jika anda akan menengok
mereka, diharuskan untuk mengurus visa ini terlebih dahulu. Maksimal
waktu yang bisa diajukan biasanya 90 hari / 3 bulan. Syarat pembuatannya
dibandingkan dengan visa lain adalah adanya undangan dari keluarga anda
di negara tujuan. Dan pernyataan bahwa keluarga anda akan bertanggung
jawab selama anda tinggal di negara itu.
-
Visa kunjungan sementara untuk tujuan wisata / Tourist Visa
Mungkin ini salah satu visa yang paling terkenal dan
paling banyak diajukan pembuatannya. Jika orang liburan ke luar negeri
bisa dipastikan pakai visa ini. Jenis Visa yang satu ini akan digunakan
saat anda merencanakan liburan ke luar negeri. Dengan berbekal visa
kunjungan wisata ini maka anda akan diijinkan masuk ke dalam negara
tujuan. Siapa saja bisa ajukan asal penuhi syarat pengajuan pembuatan visa
-
Visa kunjungan sementara untuk tujuan bisnis / Business Visa
Bagi anda para pelaku usaha bisnis, sering kali
adanya kebutuhan yang mengharuskan untuk melakukan perjalanan bisnis ke
lain negara. Dengan visa jenis ini maka anda akan memperoleh kemudahan
saat akan melakukan perjalanan bisnis ke negara tujuan. Misalnya adanya
keperluan seminar bisnis, mengunjungi pameran atau perjanjian kerjasama
dengan suatu perusahaan.
- Visa Kerja / Work Visa
Visa kerja ini juga bisa menjadi gerbang menuju ijin tinggal tetap. Atau Permanent Resident (PR). Pada kesempatan lain ijin visa kerja hanya sebatas lamanya kontrak kerja dan tidak boleh diperpanjang. Misalnya pada kasus kebanyakan TKI yang bekerja diluar negeri. Mereka setelah habis kontrak harus pulang dulu ke tanah air sebelum mengajukan visa kerja berikutnya.
-
Visa Transit
Visa ini di gunakan jika anda ingin melakukan transit
di sebuah negara sebelum mencapai negara tujuan. Juga harus
diperhatikan apakah visa transit ini hanya berlaku pada area bandar
udara (Airport transit visa) atau untuk seluruh negara dimana anda transit (Transit Visa).
Bila hanya area bandar udara, berarti anda tidak boleh meninggalkan
bandara walaupun hanya sebentar. Juga tidak boleh menginap diluar
bandara saat harus tunggu penerbangan selanjutnya. Masa berlaku visa
transit biasanya cuma beberapa jam, sebelum naik pesawat berikutnya.
Sebaliknya jika Transit Visa berarti boleh keluar
bandara dan melakukan perjalanan di negara itu layaknya touris. Biasanya
masa berlaku visa maksimal selama 5 hari.
- Visa Belajar / Study permits
- Visa Pertukaran Pelajar / Exchange permits
- Visa On Arrival
- Visa Diplomatik
- Exit Visa
ETIKA DALAM BERKOMUNIKASI
ETIKA DALAM BERKOMUNIKASI
by: Susianty
Komunikasi sangatlah penting dalam menjalin dan menjaga hubungan dengan seseorang.
Dalam setiap pembicaraan yang kita lakukan kepada lawan bicara kita, kita harus memperhatikan beberapa hal atau etika berkomunikasi untuk menjaga perasaan, kepercayaan dan harga diri seseorang terutama pada dunia bisnis atau kerja, yaitu antara lain:
1.Berbicara dengan suara yang jelas, dalam arti suara tidak kecil maupun tidak terlalu kencang.
2.Tidak berbicara terlalu cepat maupun terlalu lambat.
3.Saat berbicara dengan lawan bicara maupun saat mendengarkan lawan bicara, mata kita harus saling melihat, sehingga tidak terkesan malu ataupun tidak mendengarkan lawan bicara.
4.Berbicara seperlunya, tidak panjang lebar tanpa arti yang jelas ataupun berputar-putar (berbelit-belit)
5.Memberikan kesempatan kepada lawan bicara untuk berbicara, sehingga tidak terkesan mendominasi berbicara.
6.Jangan menyela atau memutus pembicaraan lawan bicara apabila lawan bicara kita belum selesai berbicara, karena itu akan membuat lawan bicara kita tiak senang dan tidak dihargai.
7.Dalam berkomunikasi diharapkan menjaga emosi kita, yaitu jangan sampai terbawa emosi sehingga marah-marah kepada lawan bicara.
8.Tidak tertawa secara berlebihan dan terus menerus.
9.Sebaiknya tidak menguap saat lawan bicara sedang berbicara, karena lawan bicara akan merasa kita bosan dengan pembicaraannya.
10.Tidak mengerjakan sesuatu saat lawan bicara sedang berbicara (misalnya sambil menulis, mengetik, dan lain sebagainya).
11.Menghargai pendapat, masukan atau kritik dari lawan bicara. Artinya tidak langsung membantah.
- Visa Khusus Pegawai Internasional / Corporate permits
Tidak ada komentar:
Posting Komentar